Lokasi Rafting Kasembon Malang

Hay teman teman, kali ini saya lagi gak membahas Outbound di Malang nih, tapi kali ini saya bakalan membahas tentang Lokasi Rafting Kasembon Malang. Jadi mohon dibaca dengan seksama ya.

Arung jeram atau lebih di kenal rafting satu diantara type adventure yang sekarang ini disukai untuk menguji keberanian kita hadapi tantangan. Tingkat kesusahan serta tantangan ditetapkan berdasar pada grade. Dibagian utara Kabupaten Malang persisnya di Kecamatan Kasembon, ada sungai Sumberdandang. Sungai ini saat ini diperkembang jadi tempat alternative rafting yang begitu disukai oleh wisatawan/tourist yang bertandang ke Malang.

Dengan Geografis terdapat di desa Bayem Kecamatan Kasembon Kabupaten Malang. Melainkan aliran air sungai dari sungai Sumberdandang dengan panjang jalur arus rafting 7, 5 km atau sama dengan untuk rafter pemula sekitaran dengan lama waktu pengarungan 2 jam.

Untuk menjangkau lokasi dari outbound dan lokasi dari rafting di kasembon Rafting ini tidaklah terlalu rumit, perjalanannya dari arah kota Malang bisa ditempuh dengan waktu sekitar 90 menit perjalanan sedangkan jika dari dari arah kota Kediri bisa ditempuh dengan waktu sekitaran satu jam perjalanan dengan menggunakan kendaraan pribadi. Dari Kota Malang beberapa rafter harus menuju ke arah barat melewati kota Batu-Pujon-Kasembon. Sedangkan jika dari kota Kediri para Rafter harus berkendara menuju ke arah timur melalui kota Pare-Kandangan-Kasembon. Infrastuktur yang cukup baik dan dengan didukung penunjuk arah untuk sampai ke lokasi disisi-sisi jalan menuju lokasi jadi beberapa rafter juga akan gampang untuk menjangkau lokasi dari rafting tersebut.

Kasembon rafting

Kasembon rafting ini mulai di buka untuk penghobi para rafting pada tanggal 9 Desember 2006 oleh Bupati Malang Ayah Sujudi meski relatif masih baru jadi untuk arena rafting meski begitu bebrapa sarana penunjang ditempat rafting ini telah ada dengan cukup baik. Tempat rafting ini sendiri dikelola segera oleh Pemkab Malang serta untuk teknisi dilapangan ini sendiri diserahkan pada CV. K-Land Citra Perdana. Sebelum berdirinya tempat rafting ini sungai yang juga digunakan untuk tempat rafting ini tidaklah layak untuk para penghobi rafting dikarenakan selama ini sungainya dipenuhi oleh sampah sampah yang berserakan di sungai hingga terlihat sangat begitu kotor. Ada hubungan kerja yang baik pada Pihak Pemkab, CV. K-land Citra Perdana serta orang-orang dalam buat bebrapa sarana pendukung buat penghobi berolahraga ini serta ada kepedulian orang-orang sekitaran sungai dalam melindungi sungai ini jadikan sungai ini layak dipakai untuk penghobi rafting.

Untuk coba adrenalin, demikianlah kurang lebih rasa penasaran kami (saya serta rekan-rekan semasa kuliah dahulu) coba rafting, yang nyaris semua baru pertama kalinya coba. Sesudah meniti perjalanan lebih kurang 2 Jam, pada akhirnya kami hingga ditempat. Setelah tiba ditempat pemberhentian peserta segera berbenah serta menyiapkan diri manfaat lakukan rafting seperti ubah pakaian, menggunakan peralatan standar keamanan rafting serta membagi peserta dalam beberapa grup per perahu yang juga akan dipakai. Satu grup terbagi dalam maksimum 6 peserta plus satu Operator atau River Guide yang bertugas mengatur serta memandu peserta sepanjang aktivitas rafting.

Sebelumnya coba adrenalin kami, terlebih dulu guide memberi arahan serta instruksi. Banyak pengetahuan yang kami bisa dari arahan itu. Salah satunya, bagaimana tempat kaki serta tangan kami waktu mesti melalui jeram serta waktu arus tengah tidak deras. Sesudah memberi arahan, acara inti yakni menaiki perahu. Sepanjang perjalanan memakai perahu, beberapa hal menarik yang kami jumpai. Kami melalui hamparan rimba serta sawah-sawah yang masih tetap asri. Kadang-kadang, kemelut keluar waktu mesti melalui air terjun serta derasnya jeram. Saya mencatat, paling tidak da empat air terjun serta 3 bagian jeram yang perlu kami lewati. Kadang-kadang, guide atau operator juga iseng membalikkan perahu waktu melalui perairan sungai yang lumayan dalam. Terbayang salah seseorang kawan kami yang mukanya panic demikian perahu terbalik, meskipun telah kenakan jaket pengaman serta helm.

 

Sesudah persiapan usai, peserta tidak segera turun ke sungai karna titik start rafting masih tetap ada cukup jauh dari pemberhentian paling utama. Lagi peserta mesti menaiki kendaraan box terbuka untuk hingga di titik start rafting. Overall rafting yang meniti jarak 12 KM ini cukup seru serta menantang. Diluar itu operator atau river guidenya sangat ramah serta sabar dalam memandu peserta. Pada akhirnya saya bisa memuaskan diri bermain di sungai, bernostalgia dengan sungai mengingat masa SD dahulu saat hujan tiba serta berengan di sungai (bluron). Hehe.. Jujur saya menginginkan kembali pada sana kembali bersama kawan-kawan yang beda. Masih tetap belum juga senang saya bermain air di sungai. Bahkan juga, kami juga menginginkan coba arena rafting ditempat beda yang tidak kalah seru. (detik travel)